SMK BISA

SMK PLUS ARRAHMAH

Kamis, 26 Januari 2012

PROPOSAL KERJASAMA USAHA BENGKEL CAT DAN LAS SMK ARRAHMAH


PROPOSAL
KERJASAMA USAHA BENGKEL CAT DAN LAS




                                                                        Pembimbing:
  M. Zainuddin, S.Pd. 

Oleh:
Ebim Setia Aji Pranata
Saiful Nur Mustakim
Yunus Supantoro
Muhammad Ilham Akbar


SMK PLUS ARRAHMAH
PURWOTENGAH PAPAR KEDIRI
2011
 
A.    PENDAHULUAN
Eratnya persaingan kerja sekarang ini yang disebabkan karena keadaan ekonomi di Indonesia yang memprihatinkan sejak krisis ekonomi yang melanda bangsa Indonesia membuat banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan pengangguran. Banyaknya para pengusaha yang bangkrut kemudian gulung tikar. Banyak para remaja yang putus sekolah dan menjadi pengangguran. Sebagai Warga Negara kreatif kita tidak boleh putus asa ataupun pantang menyerah pada keadaan sekarang ini yang serba sulit kita harus berusaha, kreatif, inovatif dan berani mengambil suatu keputusan serta resiko untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.kita tidak harus bergantung pada orang lain. Untuk mendapatkan suatu pekerjaan kita harus berusaha semaksimal mungkin. Salah satu usaha yang dilakukan untuk mengurangi pengangguran yaitu dengan berwirausaha.  Dengan kita berwirausaha kita bisa belajar mandiri dan bisa memaknai arti penting kehidupan secara tidak langsung kita sudah membantu banyak orang
1.      Latar Belakang
Sebagai seorang insan yang beriman dan bertaqwa maka telah menjadi kewajiban bagi diri kita semua untuk mencari rizki dengan tangan kita sendiri, dan Islam yang menjadi landasan perjuangan kami mengatur hal ini sebagaimana firman Allah SWT : “…Dan kami jadikan tidurmu untuk istirahat, dan kami jadikan malam sebagai pakaian, dan kami jadikan siang untuk mencari penghidupan…….” (QS. An Naba’ : 9-11). Rasulullah SAW pun bersabda: “Tiada seorang makan makanan yang lebih baik, kecuali hasil usahanya sendiri. Dan Nabi Allah Daud AS juga makan dari hasil tangannya sendiri” (HR.Bukhori).
Usaha ini berawal dari kecintaan saya terhadap alat transportasi. Setiap hari saya melihat mobil, truk, dan alat transportasi lain, kemudian saya berinsiatif untuk membuka bengkel cat dan las listrik/asetilin. Setelah saya amati usaha ini belum banyak dan jarang ditemui di lingkungan rumah saya. Dari informasi-informasi yang saya peroleh dan menurut pandangan saya usaha ini akan mencapai kesuksesan dan maju. Dalam mendirikan usaha ini saya juga meringankan biaya-biaya yang akan saya butuhkan. Untuk dapat mengatasi segala rintangan yang kami hadapi. Dalam menjalankan usaha ini membutuhkan kemantapan dan keuletan dalam menjalankanya. Saya juga akan bersungguh-sungguh dalam mengelola bengkel ini sebaik mungkin. Begitu besarnya biaya usaha yang dibutuhkan, saya tidak akan main-main dalam usaha ini.
2.      Lokasi Usaha
U




















Keterangan Lokasi Usaha:
Ø  Lokasinya sangat strategis, yaitu dekat dengan pasar dan SPBU.
Ø  Lokasinya belum terdapat bengkel yang khusus untuk cat dan las.
Ø  Lokasi yang kami prioritaskan adalah di Jalan Raya Kediri – Kertosono, yang merupakan Jalan lintas Propinsi Jawa Timur.
B.     ORGANISASI USAHA
Struktur Organisasi


     






       Keterangan Struktur  Organisasi Usaha :
Direktur                            : Saiful Nur Mustakim
Bendahara                        : Ebim Setia Aji
Pemasaran                        : M. Ilham Akbar
Pemimpin bengkel            : Yunus Supintoro
Karyawan                         : Yudy
Karyawan                         : Hendra
Karyawan                         : Arya
Karyawan                         : Andrey
Karyawan                         : Partoyo



C.     PEMASARAN
1.      Sistim Pemasaran
b.        Dengan menggunakan brosur atau banner.
c.         Sistim promosi juga melelui media cetak .
d.        Memberi pelayanan prima agar konsumen merasa puas
2.      Wilayah Pemasaran
Wilayah yang menjadi target pemasaran adalah Eks Karisidenan       Kediri dan sekitarnya.
D.    NAMA USAHA
Usaha yang akan dikembangkan diberi nama “BENGKEL Cat dan las MAKMUR SENTOSA” dengan nama tersebut semoga menjadi berkah kelancaran usaha yang kami jalankan.
E.     JENIS USAHA
Jenis usaha yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan pasar. Dengan perkembangan zaman, semakin banyak orang yang memiliki mobil pribadi maupun mobil untuk usaha. kebutuhan masyarakat juga semakin meningkat seperti pemasangan tralis, pagar besi maupun stainles. Sehingga kemungkinan mobil masuk bengkel sangat banyak baik untuk di servis maupun di cat.
F.      ANGGARAN USAHA
1.      Rencana Anggaran Usaha
Modal yang kami butuhkan untuk medirikan bengkel secara rincian sebagai berikut;



a)      Perlengkapan Barang untuk Bengkel Cat
NO
NAMA BARANG
HARGA (Rp)
1
Kompresor
2,500,000
2
Cat 10 warna
1,200,000
3
Thiner 5 kaleng
150,000
4
Clier 3 kaleng
300,000
5
Kertas gosok
150,000
6
Denpol 10 kaleng
1,100,000
7
Kompon
50,000
8
KIT oles
50,000

Jumlah
5,500,000

b)      Perlengkapan Barang untuk Bengkel Las
NO
NAMA BARANG
HARGA (Rp)
1
Diesel
6,300,000
2
Tabung oksigen
1,200,000
3
Tabung asetilin
550,000
4
Elektroda 100 batang
750,000
5
Kacamata Las Listrik
150,000
6
kacamata Las asetilin
50,000
7
dongkrak 2 buah
1,500,000

Jumlah
10,500,000





c)      Perlengkapan Barang lain yang dibutuhkan
NO
NAMA BARANG
HARGA (Rp)
1
Kunci Pas Lengkap
100,000
2
Kunci Ring Lengkap
100,000
3
Kunci Kombinasi
100,000
4
Grenda
450,000
5
Bor 1 set
250,000
6
Tang
50,000
7
Palu
30,000
8
Obeng
20,000
9
Kaphi 10 buah
50,000

Jumlah
1,150,000

2.      Keuntungan yang diharapkan
a)      Usaha cat
Diperkirakan dalam satu minggu karyawan menyelesaikan pekerjaan mengecat sebanyak 6 mobil, mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 800.000,00/mobil. Jadi dalam satu minggu mendapatkan uang Rp. 4.800.000,00/minggu.
Dalam 1 bulan mendapatkan uang sebesar Rp. 19.200.000,00.
b)      Usaha Las
Diperkirakan pekerjaan las mendapatkan keuntungan Rp. 500.000/hari. Jadi dalam 1 bulan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 3.000.000,00.
Jadi jumlah keuntungan yang diperoleh dalan usaha cat dan las sebesar Rp. 22.200.000/bln



Biaya Operasional tiap bulan:
Biaya Bahan Bakar diesel                                     = Rp.   400.000,-
Biaya listrik                                                           = Rp.   100.000,-
Gaji karyawan 5 orang                                          = Rp.   900.000,-
Beli bahan cat dan dempol                                    = Rp.1.000.000,-        
Jumlah                                                                  = Rp.2.400.000,-

Laba bersih = pendapatan per bulan - biaya operasional per bulan
Laba bersih = Rp. 22.200.000,- - Rp. 2.400.000,-
Diperkirakan laba bersih  minimal Rp.19.800.000,-
G.    BAGI HASIL
Prosentase bagi hasil yang kami tawarkan adalah 40% untuk pemodal dan 60% untuk pengelola. Diperkirakan pengelola akan mendapatkan keuntungan sedikitnya Rp.7.920.000,-perbulan dan pemodal mendapatkan Rp.11.880.000,-. Dengan demikian diperkirakan pemodal akan balik modal paling lama  4 bulan
H.    SURAT PERJANJIAN
Demi keamanan investasi, kami menawarkan surat perjanjian yang ditandatangani oleh pemodal dan pengelola dan dibubui materai secukupnya agar mempunyai kekuatan hukum. Ketentuan dasar surat perjanjian kami sertakan dalam lampiran.
I.       PENUTUP
Demikian proposal yang kami buat, semoga langkah ini mendapat dukungan dari semua pihak sehingga menjadi solusi untuk mengatasi masalah pengangguran dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru dan ikut serta memajukan perekonomian Indonesia.

1 komentar: